Langsung ke konten utama

Miris! Kondisi Asrama Mahasiswa Pelajar Maluku Utara di Palu Sulawesi Tengah butuh Perhatian Pemerintah Daerah Provinsi Maluku Utara.

Timur Bacarita - Asrama Pelajar Mahasiswa Maluku Utara adalah Asrama Berlantai III yang bertempat di Jalan Selar No. 21 Kelurahan Lere Kecamatan Palu Barat Provinsi Sulawesi Tengah. Asrama ini di Resmikan langsung oleh Mantan Gubernur Pertama Maluku Utara; Bapak Drs. H. Taib Armaiyn, M.Si Pada tanggal 30 September Tahun 2009.

   Foto : Peresmian Asrama Mahasiswa Pelajar Malut
Foto : Asrama Pelajar Mahasiswa Maluku Utara 
Palu Sulawesi Tengah. Dulu dan Sekarang 

Ketika melihat kondisi Asrama saat ini pasti mengundang Rasa Prihatin kita bersama. Asrama yang dulu nya begitu mewah dan megah kini telah menjadi bangunan yang tua dan Lapuk di makan usia. Banyak fasilitas yang sudah mulai rusak Seperti Plafon, Kursi Sofa, Kamar mandi, Aula Sultan Babulllah Lantai III dan fasilitas lain yang tidak bisa di sebutkan satu persatu.

Foto : Kamar Mandi yang Rusak. Kamis, (21/10)Foto : Plafon yang sudah mulai rusak. Kamis, (21/10)
Foto: Kursi Sofa yang sudah tidak layak. Kamis (21/10)
Foto : Aula Sultan Babullah Lantai III 
perlu perbaikan. Kamis (21/10)

Yang menjadi pertanyaan apakah Pemerintah Daerah Provinsi Maluku Utara sudah Lepas tangan tidak mau lagi memperhatikan bangunan Asrama yang di resmikan oleh Mantan Gubernur Maluku Utara Pertama ini. Padahal Asrama Ini adalah salah satu Aset Pemerintah Daerah tapi tak pernah ada bantuan yang datang untuk memperbaiki kerusakan yang ada pada Asrama ini.

Kami sebagai Penghuni Asrama yang saat ini Menuntut Ilmu di rantau orang merasa Risau dan sedih dengan hal ini. Bukan kah dalam pembukaan UUD 1945 alinea keempat yang berbunyi : ..."untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial." Tapi tak ada Realisasi yang di lakukan sesuai dengan Alinea keempat yang termaktub dalam pembukaan UUD 1945.

Apakah kami harus terkena musibah yang besar dulu agar di perhatikan?
Apakah Asrama nya harus rusak total dulu baru di perbaiki? Kalau begitu Lantas kepada siapa lagi kami harus mengadu dan meminta kalau bukan kepada Allah SWT dan kepada Pemerintah Daerah Provinsi Maluku Utara.

Harapan kami, tolong kepada Pemerintah Daerah Provinsi Maluku Utara Lihatlah kami sejenak apakah kami saat ini yang berada di Palu Sulawesi Tengah Yang bertempat tinggal di Asrama Pelajar Mahasiswa Maluku Utara tidak serius dan hanya Main-main saja dalam menuntut Ilmu? Pada Realita nya kami di sini bersungguh-sungguh menuntut Ilmu dan melakukan perilaku-perilaku baik di kota Palu Sulawesi Tengah untuk masa depan Maluku Utara Kedepan. Semoga Mata Batin dan mata hati Pemerintah Daerah Provinsi Maluku Utara Terbuka Ucap Sarwan Ketua Umum Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Maluku Utara IPPMMU Palu Sulawesi Tengah.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Miris! Tak Ada Koneksi Jaringan Siswa MTs. Salimuli Harus Ujian Di Tepi Pantai

Ujian - MTs. Baiturahman Salimuli Kecamatan Galela Utara Kabupaten Halmahera Utara. Mengadakan Ujian Madrasah di tepi pantai karena tak ada akses jaringan sehingga Kepala Sekolah, Panitia, Pengawas beserta guru-guru madrasah berinisiatif mencari tempat yang terjangkau oleh jaringan untuk melaksanakan Ujian Madrasah (UM) tersebut. Perlu kita merasa miris dengan kejadian seperti ini, dimana kah perhatian Pemerintah Daerah Provinsi dan Pemerintah Daerah Kabupaten Mengapa Selama tidak pernah memberikan perhatian sedikitpun. Padahal yang kita ketahui bersama bahwa  MTs. Baiturahman Salimuli telah menghasilkan siswa-siswa yang cerdas dan bermartabat ada yang sudah S2 dan bahkan ada yang sudah mau Doktoral. Kepada pemerintah kami harapkan perhatian nya jangan hanya tidur dan mengurusi yang di kota saja kami yang di desa juga butuh perhatian penuh wahai Bapak Gubernur & Bapak Bupati. Mudah-mudahan Cuaca Bersahabat Sampai terakhir pelaksanaan Ujian Madrasah (UM) MTs.Baiturahman Sal...

Pecandu Game Online di HP Bagi Anak-anak di Bawah Umur berbahaya

Timur Bacarita - Zaman dulu, permainan anak-anak Desa di bawah umur dianggap bisa, sebab menciptakan mainan anak bisa dilakukan tangan orang tuanya sendiri secara manual.  Namun, seiring berkembang zaman dan teknologi, kini permainan anak-anak menjadi bergeser pada permainan Game di HP android dan terlebih-lebih menjadi pecandu Game. Kadang, permain itu, bikin anak lupa pulang rumah, lupa makan, lupa belajar, lupa ibadah, lupa akan tugas utamanya. Pada sisi lain, HP Android sendiri jika terkoneksi dengan jaringan internet, makan situs apa saja bisa masuk dan muncul, sehingga memungkinkan anak-anak bisa membukanya. Lalu, menjadi pertanyaan disini adalah apakah permainan Game situs online bagi anak di bawah umur tidak mencederai mental dan sikologinya.? Betapapun demikian, untuk mengetahui itu, peraturan soal hak-hak asasi tentang anak, ditegaskan pula dalam Undang-undang Perlindungan Anak. "bahwa anak adalah bagian dari Hak Asasi Manusia, negara, pemerintah, dan pemerintah daerah...

Syarat Masdar menjadi maf'ul Li Ajlih

Timur Bacarita- Maf'ul lah مفعو ل له atau Maf'ul Li Ajlih (مفهو ل لا جله ) ialah Masdar yang menjelaskan alasan suatu pekerjaan, dan menyamai amilnya dalam segi waktu dan perilaku pekerjaan.  Contoh: جد شكر ا  Yang artinya: "Berdermalah kamu sebagai ungkapan rasa syukur" Hukum Maf'ul lah ialah dapat di baca nashob jika kelima syarat terpenuhi, yakni: 1. Berbentuk Mashdar 2. Makana Mashdarnya ialah pekerjaan yang dilakukan hati. 3. Menunjukkan alasan. 4. Waktu pelaksanaan Mashdar sama dengan pelaksanaan amilnya. 5. Pelaku Mashdar sama dengan pelaku Amilnya. Contoh: ،قمت أمر ا ما لز يد ضر بت ا بني تا ديبا، جعت اليك حبا *Jika syarat tidak terpenuhi Apabila salah satu syarat Maf'ul lah tidak terpenuhi maka Maf'ul lah harus di jarrkan Dengan huruf jarr yang menunjukkan makna alasan, yaitu: ل ، ب، من في 1. Contoh yang tidak berupa Masdar adalah: جعتك للما ل 2. Contoh yang tidak berupa pekerjaan hati adalah: جعتك لقى ا ء ة العلم3 3. Contoh yang tidak tunggal d...