Timur Bacarita - Zaman dulu, permainan anak-anak Desa di bawah umur dianggap bisa, sebab menciptakan mainan anak bisa dilakukan tangan orang tuanya sendiri secara manual.
Namun, seiring berkembang zaman dan teknologi, kini permainan anak-anak menjadi bergeser pada permainan Game di HP android dan terlebih-lebih menjadi pecandu Game.
Kadang, permain itu, bikin anak lupa pulang rumah, lupa makan, lupa belajar, lupa ibadah, lupa akan tugas utamanya.
Pada sisi lain, HP Android sendiri jika terkoneksi dengan jaringan internet, makan situs apa saja bisa masuk dan muncul, sehingga memungkinkan anak-anak bisa membukanya.
Lalu, menjadi pertanyaan disini adalah apakah permainan Game situs online bagi anak di bawah umur tidak mencederai mental dan sikologinya.?
Betapapun demikian, untuk mengetahui itu, peraturan soal hak-hak asasi tentang anak, ditegaskan pula dalam Undang-undang Perlindungan Anak.
"bahwa anak adalah bagian dari Hak Asasi Manusia, negara, pemerintah, dan pemerintah daerah wajib dijamin, dilindungi, dan dipenuhi haknya adalah seseorang yang belum berusia 18 (delapan belas) Tahun."
Dari UU ini, bahwa semua tidak terlepas dari tugas dan tanggung jawab orang tua, pemerintah dan elemen masyarakat bekerja sama-sama dalam membina tatanan masyarakat dinamis.
Kemudian, para ilmuan merumuskan hal diantara penting nya diperjuangkan dan dipertahankan, Memelihara akal pikiran, Memelihara keturunan, Memelihara harta/properti.
Soal kebaikan ini, para ulama merumuskan asas-asas kaidah sebagaimana berbunyi:
دَرْءُالْمَفَاسِدِمُقَدَمُ عَلَ جلْبُ الْمَصَالِح
Artinya: “menolak kerusakan dan menarik kemaslahatan.”
Lalu, hal-hal yang mengakibatkan kerusakan, kehancuan, mengganggu ketertiban dan kenyamanan umum harus dihindari, agar kehidupan bisa berjalan sehat dinamis, dan penuh kebahagiaan.
Dalam rangka mencapai tujuan yang mulia ini, dianjurkan manusia untuk mengambil hal-hal yang menyakitkan manusia di jalan, misalnya duri, benda-benda tajam kotoran dan lain-lain. Perbuatan ini dianggap sebagai perbuatan yang mulia dan indikasi dari iman kepada Allah SWT.
HR
#Opini
Komentar
Posting Komentar